Menelusuri Warisan Bumi Daha: Kunjungan Industri Siswa Kriya Keramik SMKN 1 Banjarbaru ke Sentra Gerabah Tradisional
HULU SUNGAI SELATAN – Para siswa kelas XI Konsentrasi Keahlian Kriya Kreatif Keramik SMK Negeri 1 Banjarbaru mendapat kesempatan berharga untuk menjembatani teori akademik sekolah dengan realitas dunia kerja melalui agenda Kunjungan Industri ke sentra pembuatan gerabah tradisional di Daha Nagara. Didampingi langsung oleh Kepala Bengkel Keramik, Dhiko Aris Setiawan, S.Pd., beserta jajaran guru produktif, kegiatan ini membawa para siswa menyelami lanskap industri kriya lokal secara mendalam.
Salah satu keunikan utama yang dipelajari para siswa adalah pemanfaatan bahan baku lempung alami yang diambil langsung dari dasar perairan rawa khas wilayah Bumi Daha. Keterampilan mengolah tanah liat ini bukan sekadar proses produksi biasa, melainkan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat setempat.
Dokumentasi Kunjungan Industri & Sentra Gerabah






Selama kunjungan, siswa menyaksikan langsung proses pembuatan aneka produk gerabah unggulan—seperti celengan karakter buah dan hewan, tungku tradisional, pot tanaman, hingga panai. Tidak berhenti pada pemahaman teknis dan nilai estetika budaya, kegiatan ini turut membekali peserta didik dengan analisis potensi pasar, rantai pasok, hingga strategi pemasaran berbasis daya saing produk.
Kunjungan industri ini membuktikan bahwa pendidikan vokasi SMKN 1 Banjarbaru berfokus pada integrasi kreativitas, kelestarian budaya, dan jiwa kewirausahaan untuk mencetak generasi perajin muda yang siap mengukir masa depan.











